Cara daftar penerima bantuan presiden BLT BPUM UMKM Rp2,4 juta tahap II -->

Cara daftar penerima bantuan presiden BLT BPUM UMKM Rp2,4 juta tahap II

Wednesday, December 30, 2020

 Rupiah sebagai mata uang resmi milik Republik Indonesia. Foto: Antara

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) masih membuka kesempatan bagi UMKM yang ingin men-daftar-kan diri mendapat Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 juta.

Dalam keterangannya, Kemenkop menyatakan bantuan ini akan diperpanjang hingga akhir November 2020. Soal bagaimana cara dapat dan daftar BLT BPUM UMKM sebesar Rp2,4 juta itu, diklaim sangat mudah.

Caranya, yakni dengan mengajukan ke dinas koperasi di daerah masing-masing. Menurut Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman, program BLT BPUM gelombang kedua ini akan menargetkan pada tiga juta pelaku UMKM.

Maka itu, disitat Kompas, dia meminta agar para kepala daerah atau dinas koperasi daerah untuk segera mengajukan para UMKM-nya dan memberikan semua datanya ke kementerian.

Kendati demikian, daftar dan seleksi penerima BLT BPUM bagi UMKM gelombang kedua ini disebut akan lebih diperketat ketimbang gelombang pertama. Pasalnya, Kemenkop akan lebih memprioritaskan para UMKM yang berasal dari wilayah yang penyalurannya masih kecil.

Ilusrasi rupiah dan dolar. Foto: Antara.
Ilusrasi rupiah dan dolar. Foto: Antara.

“UMKM yang kami prioritaskan itu adalah mereka yang berasal dari daerah yang penyerapannya masih kecil atau minim. Kayak Maluku, Kalimantan, hingga NTT itu masih kecil penyerapan bantuannya, makanya mereka yang berasal dari daerah sanalah yang kami utamakan dahulu,” katanya disitat Selasa 3 November 2020.

Panduan daftar penerima BLT BPUM UMKM

Mengacu pada daftar dan syaratnya, tentu ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan pemohon. Dari panduan yang dikutip dari sejumlah literasi, cara daftar penerima BLT BPUM UMKM sebesar Rp2,4 juta itu yakni mengajukan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah di Kabupaten atau Kota masing-masing.

Di mana, pada saat mendaftar, pemohon wajib membawa sejumlah data yang dibutuhkan. Data yang dimaksud adalah nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, beserta kartu tanda penduduk (KTP), alamat tempat tinggal, bidang usaha, hingga nomor telepon.

Kendati demikian, tidak semua pemohon akan dianggap layak mendapatkan bantuan tersebut

Nilai tukar rupiah. Ilustrasi: Pixabay

Sebab, mereka yang mendapat BLT BPUM UMKM ini harus memenuhi sejumlah syarat. Syarat pertama, yakni pengusaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbankable).

Kedua, pelaku usaha merupakan WNI dan mempunyai nomor induk kependudukan (NIK) yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul. Ketiga, pengusaha mikro juga bukan berasal dari anggota aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, ataupun pegawai BUMN/BUMD.

Selain itu, kendati pelaku UMKM belum memiliki rekening, masih bisa tetap mendaftar. Sebab, nantinya pelaku UMKM yang dinyatakan berhak menerima bantuan akan dibuatkan rekening oleh salah satu bank penyalur.

Di mana, bank penyalurnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dan Bank Syariah Mandiri (BSM).

Artinya, jika Anda ingin mendaftar, bisa mengajukan diri ke dinas yang membidangi koperasi dan UKM, kemudian koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, perbankan, dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Sumber : Hops.id